
Ada-ada saja kreatifitas pemerintah R.I. Setelah UU ITE yang menuai kontoversi dan mendapat respon yang “menggairahkan” dari berbagai pihak, kini ada lagi “ide gila” yang patut diacungi jempol.
Bagaimana tidak, untuk menghilangkan (mengurangi) kasus praktek ‘esek-esek’ terselubung di Panti Pijat, maka pemerintah sedang mengkaji ide penggunaan gembok di rok dan celana dalam pramupijat. hai ini sudah mulai diterpakan di kota Malang, dan Jakarta sedang mengambil ancang-ancang untuk melaksanakannya.
Ide ini diharapkan dapat menekan prostitusi terselubung dan melindungi panti pijat yang “benar-benar” panti pijat dari stigma negatif tersebut.
Bayangkan jika kunci gemboknya hilang, dan pramupijatnya kebelet. hihihi…. pasti sibuk nyari peniti buat buka gemboknya yang seharga 10.000 rupiah doang.
Lagian lubang hasrat birahi manusia kan gak cuma di selangkangan. (pemerintah aja tau berapa jumlah situs porno di Indonesia, masak gak ada tau gaya bercinta yang laennya??)
Sepertinya pemerintah harus lebih kreatif. Atau mungkin lebih meningkatkan lapangan kerja yang lebih baik agar kemiskinan dan masalah sosial yang ditimbulkannya bisa sedikit dikurangi. Semoga.
Nih ada beberapa model yang mungkin bisa jadi referensi pemerintah.














itu gembok bs dipakai utk gembok pagar gak?
Bisa… buat gembok pesawat selam juga bisa… hihihi….
Kreativitas! Pake “V” bukan “F” Kuliah orang’e ibane!! hauhauhauhau
Low… kalo bahasa indonesia pake F***. kalo bahas inggris baru pake V*gina… menurut dosen saya waktu kuliah dulu, gak tau juga kalo udah diganti sekarang…. hahahha…