Ilmu manajemen saya mana??

Sebagai seorang lulusan ekonomi manajemen dari salah satu kampus swasta tersohor (mahalnya) di negeri ini. Saya rasanya blom pernah menulis dan berbagi tentang ilmu yang saya dapat dikampus seputar masalah bisnis dan manajemen. entah mengapa, baru kali ini saya terbersit untuk menulisnya. Tapi saya rasa akan jadi basi juga mengingat banyaknya sumber lain yang lebih lengkap dan valid yang membahas hal ini. Ahhh.. paling tidak, blog ini tidak hanya dipenuhi oleh tulisan melow picisan tentang hati dan hari-hariku. Tapi untuk saat ini blom ada ide mo nulis apa tentang manajemen.. Tapi semalem sempat menghayal, seandainya saya punya uang 1 Triliun rupiah, apa yang akan saya lakukan.

Well, dengan uang sebanyak itu saya akan berinvestasi.  Namun apakah saya akan memilih Bali untuk investasi uang saya yang begitu banyak?? Saya kan berpikir 4x untuk itu. Menurut analisis SWOT saya, banyak faktor yang kurang menunjang buat investasi jangka panjang di Bali terutama di bidang pariwisata yang konon sudah menjadi nafas geliat perekonomian. Beberapa faktor yang kurang mendukung investasi saya adalah :

  1. Pejabat korup.
  2. Birokrasi komplek.
  3. Jalan cepat rusak dan sering dibongkar, gali pipa ini dan tanem kabel itu.
  4. Sistem pengolahan sampah yang tidak terpadu.
  5. Sistem drainase yang buruk (udah mulai banjir dimana-mana)
  6. Ada yang mau nambahain??…

Sehingga saya akan menginvestasikan uang saya untuk memperbaiki hal-hal diatas sebelum saya investasikan di bidang Pariwisata. Karena hal-hal diatas merupakan penunjang sektor pariwisata dan kehidupan masyarakat selain alam dan budaya Bali yang sudah menjadi jualan utama.

Dengan memperbaiki hal-hal diatas investasi jangka panjang saya akan aman dan menguntungkan terus..terus… dan terus…. samapai anak cucu saya. Tapi bagaimana cara memperbaiki hal2 diatas? Pejabat bukan, Caleg bukan, Keluarga Puri bukan, ahh.. Hayalan saya buntu bertabrakan dengan realita.  Gimana donk??

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Ping.fm
  • Plurk
  • Tumblr
  • RSS

About tulank

sedang belajar tentang manajemen, desain, pemasaran, internet, komputer, wirausaha, politik, dan google. :)
This entry was posted in Manajemen, Sekitar kita, Sendiri. Bookmark the permalink.

11 Responses to Ilmu manajemen saya mana??

  1. Yanuar says:

    nyari pacar dari keluarga puri dan mungkin bisa juga calon dokter, dan berharap untuk diangkat jadi anak asuh dan nantinya akan dikasih warisan yang buuuaannnyakkk….

  2. omiyan says:

    ditambah sikap oportunis akan menguntungkan dijaman sekarang hehee

  3. a! says:

    ga usah muluk2. praktikin aja ilmu manajemenmu utk dapat perempuan dulu. abis itu baru mikir yg jauh2. :D

  4. ahead says:

    anak ekonomi mikirnya cari untung mulu yah… aheaheahe!!!

  5. Rian Xavier says:

    Wah analisis SWOTnya tepat tuh. :mrgreen:

  6. viar says:

    gini gus….. gitu…. :D
    analisis SWOTnya dipake buat hunting kaum hawa dulu aja, setuju ama anton! wkwkwkw….inget persiapan survive pertama, bisa masak! :P

  7. PanDe Baik says:

    GUs, kalo saya masalah berandai-andai sih, nomer satu Gus. Andai saya punya duit 1 Trilyun, 50persennya saya sumbang ke panti asuhan, 50persen sisanya ke panti jompo. Sambil berkhayal lagi biar bisa depetin duit 10 Trilyun. :)

  8. nono says:

    bangun terowongan bawah tanah…
    maksud saya apa yah?

  9. Juliach says:

    Beli kapal phinisi… lalu jalan-jalan deh keliling Indonesia, dunia!!!

  10. Admin says:

    @ all : pada ngomong apa sih??? tunggu aja, ini lagi nyiapain packaging dan targeting untuk bisa dapet market share yang relevan…

  11. golda says:

    maksudnya, title sarjana mu kan hanya buat modal kawin, ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>