Pilpres 8 juli lalu berjalan dengan relatif lancar dan nyaman. Dari hasil penghitungan cepat beberapa lembaga survei, mengidikasikan SBY akan kembali menjadi presiden RI untuk kedua kalinya hanya dengan satu putaran pemilihan.
Saya dari awal yang tidak memiliki dukungan terhadap satu partai, akhirnya “sepakat” untuk mendukung SBY. Berikut beberapa alasan yang menurut saya logis sebagai bahan pertimbangan mendukung SBY sebagai presiden RI 2009-2014.
1. Peningkatan hutang Indonesia pada masa pemerintahan SBY sangat tinggi.
Data utang RI 2004-2009*)
- 2004 : Rp 1275 triliun
- 2005 : Rp 1268 triliun
- 2006 : Rp 1310 triliun
- 2007 : Rp 1387 triliun
- 2008 : Rp 1623 triliun
- 2009 : Rp 1667 triliun (Januari)
Jadi ada kewajiban pemerintahan 2009-2014 buat setidaknya mengurangi jumlah utang tersebut. Karena SBY yang yang menambah sudah sepantasnya SBY diberi kesempat untuk melunasinya. Kalau nambah lagi? yah sengsara kita dan anak cucu kita makin panjang dung. Apakah selama ini program-program pemerintah seperti BLT, sekolah (yang katanya)gratis #), kesehatan murah, dan lain-lain dibiayai oleh utang? Kalau hal itu benar kita balik ke jaman ordebaru lagi dunk. Hidup nyaman, semua murah tapi dari hutang yang akan membengkak dari waktu-kewaktu dan pada akhirnya meruntuhkan seluruh sendi pembangunan. Korbanya bukan para konglomerat negara ini, tapi rakyat kecil macam kita. Mau?
2. SBY mampu mendorong masyarakat ikut serta dalam pembangunan.
Pada pemerintahan SBY pendapatan negara yang bersumber dari pajak meningkat dari Rp.435 T pada 2007 menjadi Rp. 571 T pada tahun 2008. Sungguh prestasi yang patut di ‘lanjutkan’.**)
Disamping melalui sektor pajak, peran aktif rakyat dalam pembangunan adalah dengan membeli BBM(premium). Kok bisa? Berikut ulasan yang saya dapat :
| Harga | 2004 | 2009 | Catatan |
| Minyak Mentah Dunia / barel | ~ USD 40 | ~ USD 45 | Harga hampir sama |
| Premium | Rp 1810 | Rp 4500 | Naik 249% |
| Minyak Solar | Rp 1890 | Rp 4500 | Naik 238% |
| Minyak Tanah | Rp 700 | Rp 2500 | Naik 370% |
Dengan kondisi harga minyak yang sudah turun dibawah USD 50 per barel, namun harga jual premium yang masih Rp 4500 per liter (sedangkan harga ekonomis ~Rp 3800 per liter). Maka sangat ironis bahwa dalam kemiskinan, para supir angkot harus mensubsidi setiap liter premium yang dibelinya kepada pemerintah. Sungguh ironis ditengah kelangkaan minyak tanah, para nelayan turut mensubsidi setiap liter solar yang dibelinya kepada pemerintah. Dalam kesulitan ekonomi global, pemerintah bahkan memperoleh keuntungan Rp 1 triluin dari penjualan premium dan solar kepada rakyatnya sendiri. Inilah sejarah yang tidak dapat dilupakan. Selama lebih 60 tahun merdeka, pemerintah selalu membantu rakyat miskin dengan menjual harga minyak yang lebih ekonomis (dan rendah), namun sekarang sudah tidak lagi rakyatlah yang mensubsidi pemerintah.
Dari situ saya beranggapan bahwa dengan membeli BBM (premium) kita telah turut serta memberi pendapatan kepada negara yang ‘bisa’ digunakan untuk pembangunan. Hehehe.. ***)
3. SBY telah memberi janji pilitik yang terlihat bagus, diantaranya :
15 Janji SBY-Boediono ****)
1. Pertumbuhan ekonomi minimal 7 persen sehingga kesejahteraan rakyat meningkat.
2. Kemiskinan harus turun 8-10 persen dengan meningkatkan pembangunan pertanian, pedesaan, dan program prorakyat.
3. Pengangguran turun 5-6 persen dengan cara meningkatkan peluang lapangan pekerjaan dan peningkatan penyaluran modal usaha.
4. Pendidikan harus ditingkatkan lagi. Mutu infrastruktur dan kesejahteraan guru dan dosen ditingkatkan. Persamaan perlakuan sekolah negeri, swasta, dan agama. Tetap melanjutkan sekolah gratis bagi yang tidak mampu.
5. Masalah kesehatan dengan terus melakukan pemberantasan penyakit menular dan melanjutkan pengobatan gratis bagi yang tidak mampu.
6. Swasembada beras dipertahankan. Ke depannya, Indonesia akan menuju swasembada daging sapi dan kedelai.
7. Penambahan energi daya listrik secara nasional. Kecukupan BBM dan pengembangan energi terbarukan.
8. Pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari perhubungan, pekerjaan umum, air bersih, TI, maupun pertanian.
9. Peningkatan pembangunan rumah rakyat seperti proyek rusun murah untuk buruh, TNI/Polri, dan rakyat kecil.
10. Pemeliharaan lingkungan terus ditingkatkan seperti dengan reboisasi lahan.
11. Kemampuan pertahanan dan keamanan terus ditingkatkan seperti pengadaan dan modernisasi alutsista TNI/Polri.
12. Reformasi birokrasi, pemberantasan korupsi terus ditingkatkan.
13. Otonomi daerah dan pemerataan daerah ditingkatkan.
14. Demokrasi dan penghormatan terhadap HAM makin ditingkatkan. Jangan terjadi lagi pelanggaran HAM berat di negeri ini.
15. Peran Indonesia makin ditingkatkan di dunia internasional dan berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia
Terlihat bagus dan menggiurkan bukan? Mudah-mudahan bisa diwujudkan. Amien. Jangan samapai seperti janji tahun 2004, belum seratus hari menjabat sudah menaikan BBM padahal dijanjinya tidak ada menaikan harga BBM.
Itulah dasar pertimbangan saya untuk mendukung SBY walaupun pada pemilu lalu saya tidak memilih beliau. Bagaimana dengan anda??
*)sumber : disini **)sumber : disini ***)sumber: disini ****)sumber : disini
#)bacaan ; disini
7 Comments
sayang….
budaya malu untuk menepati janji masih belum ada dibapak pilihanmu gus.
setidaknya beliau ingat akan janji-janjinya yang dulu digelontorkan waktu kampanye akan mengobati kenapa harus memilih beliau.
tapi sayang lagi…
beliau tidak ingat.
ehh.. tapi ingat mungkin. hanya belum terlaksana.
jadi perlu dilanjutkan.
ha.ha.ha.ha……
wahh bener juga sih,cuman kalo bukan nya dia merasa untuk menanggung semua malah makin parah,kan kasian nanti kitaa pas dia turun siapa coba yang sanggup bayar?
kenapa kita miskin di negara kaya ini
itu akibat ulah manusia yg hanya mementingkan diri sendiri
korupsi dimna-mana mana bisa indonesia maju
kalau hati nuraninya sudah ga ada sama sekali
meningkatkan kesadaran manusia di indonesia ini sangat sulit
ini adalah salah kita semua
menurutku langkah utama sby harusnya meningkatkan kesadaran orang indonesia dolo baru bisa ambil langkah² lainya
jadi ini sindiran ato gimana seh? **bingung**
Swastiatu Gustulank…
Perkenalkan tiang Werdi dari Singaraja, kebetulan tiang baru belajar untuk ngeblog. Klo’ bli tidak keberatan, tiang mau bertukar link dengan bli gustulank.
Suksma…
semoga bangsa ini lebih baik di tangan pasangan SBY-Budiono
semoga bangsa ini lebih baik di tangan pasangan SBY-Budiono