Kita, Diaku dan Diamu

Entah kenapa kau masih membayangi langkahku?

Setiap hembusan angin terbisik namamu,

Dalam kilau cahaya terbesit wajahmu, dan aku hanya bisa memanggilmu lirih dalam hati.

Mungkin ini cuma impian yang bertahun lalu kita mimpikan.

Mungkin juga aku masih cinta.. mungkin!


Kita, hanya sepengal kisah masa laluku.

Kini yang ada hanya aku dan kalian.

Cerita usang yang tak pernah lelah kuceritakan.

Impian muluk yang tah henti-henti aku dongengkan.

Derita yang tak habis aku berikan padamu.

Dan itu semua telah berlalu namun masih berbekas jelas.


Dia-mu akan bertanya siapa aku dan apa yang telah kita lalui.

Dia-ku juga akan bertanya siapa kamu dan apa yang telah kita lalui.

Lalu apa jawab kita?

Ahh, kini sudah tak ada lagi kita. Kini hannya ada aku dia-ku dan kalian.

Tapi aku masih melihat langkah kita beriringan namun tak searah,

Mungkin aku masih cinta KITA

tapi tidak cinta KAMU lagi. Mungkin..


Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Ping.fm
  • Plurk
  • Tumblr
  • RSS

About tulank

sedang belajar tentang manajemen, desain, pemasaran, internet, komputer, wirausaha, politik, dan google. :)
This entry was posted in Sendiri and tagged , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Kita, Diaku dan Diamu

  1. wira says:

    yang lalu biarlah berlalu…. hehehe

  2. a! says:

    wahaha, ternyata gus tulank bisa bikin puisi juga nok. sayang, ceritanya muter2 kayak sinetron endonesia.

  3. nono says:

    mungkin aja guz..
    segala kemungkinan bisa terjadi.. :D

  4. riri says:

    diana mana?
    ehehe..gustul gustul…lagi mellow yah..mangkanya jangan pelihara kumis, tambah panjang kumis tambah mellow

  5. pushandaka says:

    Wah, gustulank..futsal aja gus!

  6. Admin says:

    @wira : betul
    @anton : kadang hasrat perlu disalurkan lewat tulisan sebelum klimaks yang diputer-puter dulu :p
    @nono : yup betul! kemungkinan adalah probabilitas :p
    @riri : udah dicukur ri, tengang aja.
    @ pushandaka : siap kapten. samapai jumpa dilapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>