Itu Fitnah! Dan itu Kejam!

jangan ada fitnah diantara kita

jangan ada fitnah diantara kita

Fitnah adalah satu kata yang sering kita dengar, dan ada pepatah yang mengatakan bahwa fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Tentu saja yang namanya pepatah hanya perumpamaan, saya belum pernah dengar ada orang yang memilih dibunuh daripada difitnah. J Tapi apa sih fitnah itu? Karena penasaran saya coba gugling dan mendapatkan informasi seperti :

Fitnah merupakan komunikasi kepada satu orang atau lebih yang bertujuan untuk memberikan stigma negatif atas suatu peristiwa yang dilakukan oleh pihak lain berdasarkan atas fakta palsu yang dapat mempengaruhi penghormatan, wibawa, atau reputasi seseorang. Kata “fitnah” diserap dari bahasa Arab, dan pengertian aslinya adalah “cobaan” atau “ujian”.

Hal terkait fitnah adalah pengumuman fakta yang bersifat pribadi kepada publik, yang muncul ketika seseorang mengungkapkan informasi yang bukan masalah umum, dan hal tersebut bersifat menyerang pribadi yang bersangkutan.

Hukum penjelasan palsu “terutama ditujukan untuk melindungi kesejahteraan mental atau emosional penuntut”. Jika publikasi informasi itu palsu, terjadilah kesalahan berupa fitnah. Jika komunikasi itu tidak salah secara teknis namun menyesatkan, kesalahan berupa penjelasan palsu bisa terjadi.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Fitnah

Yang lain dan lebih menggunakan pendekatan Ajaran Islam bisa dibaca disini : http://www.pitutur.net/fitnah-lebih-kejam-dari-pembunuhan.jsp

Belakangan fitnah telah menjadi topik yang trend, mulai dari kasus Prita yang dituduh melakukan fitnah dan pencemaran nama baik oleh RS Omni. Dan yang sedang panas-panasnya adalah buku Gurita Cikeas karangan George Aditjondro juga dituding mengandung usnsur fitnah. (Lihat : http://www.detiknews.com/read/2009/12/26/220612/1266294/10/mantan-timses-sby-tuding-buku-gurita-cikeas-fitnah-)

Hal ini membuat saya teringat akan pernyataan Presiden SBY menjelang peringatan hari anti korupsi sedunia tanggal 9 Desember lalu. Dimana SBY menyampaikan kekuatirannya atas rencana pelaksanaan aksi massa untuk memperingati hari anti korupsi yang digalang oleh kelompok sipil akan digunakan untuk kepentingan politik berupa penjatuhan posisinya sebagai presiden. Namun bisa kita lihat aksi 9 Desember secara umum berlangsung tertib. Dan tidak ada gerakan yang mengarah pada kudeta seperti yang di kuatirkan.

Saya juga jadi teringat pidato SBY pada saat terjadi ledakan bom di hotel Marriot dan Ritz Carlton pada 16 Juli 2009. Dimana isu terorisme dan gangguan keamanan yang terjadi sedikit disinggungkan dengan politik (hasil pemilu).

“Masih berkaitan dengan intelegen, diketahui ada rencana untuk melakukan kekerasan dan tindakan melawan hukum berkaitan dengan hasil Pemilu. Adapula rencana untuk pendudukan paksa KPU pada saat nanti hasil pemungutan suara diumumkan. Ada pernyataan akan ada revolusi jika SBY menang, ini intelegen bukan rumah bukan isu, bukan gosip. Ada pernyataan kita bikin Indonesia seperti Iran. Dan yang terakhir ada pernyataan, bagaimanapun juga SBY tidak boleh dan tidak bisa dilantik. Saudara bisa menafsirkan apa arti ancaman seperti itu.”

Sumber : http://nasional.vivanews.com/news/read/76056-versi_lengkap_pidato_sby_soal_ledakan_bom

Seperti sudah diulas sebelumnya oleh Yasir Alkaf : http://politikana.com/baca/2009/07/18/politisasi-bom-j-w-marriot-dan-ritz-carlton-dalam-pidato-sby.html

Namun hasil penyelidikan sampai saat ini belum menemukan kaitan ledakan bom tersebut dengan ketidakpuasan para pesaing SBY dalam pilpres lalu.

Jadi, apakah pernyataan dan pidato SBY tersebut dapat dikatakan fitnah?

Hal menarik lain, dalam pidato Presiden SBY dalam rangka menyambut Hari Natal 2009 terdapat juga kata fitnah yang diucapkan.

“Sebaliknya, kehidupan sosial dan politik kita akan digantikan oleh nilai dan tabiat buruk yang penuh prasangka, kebencian, dan permusuhan. Lebih lanjut, jika hal-hal negatif begini terus berkembang, kehidupan masyarakat kita akan menjadi tidak tenteram, kehidupan bangsa akan penuh dengan konflik dan kegaduhan, dan demokrasi serta politik pun akan tercoreng, karena akan tercabut dari etika dan nilai-nilai luhur bangsa kita.

Mari kita bersama-sama menghentikan tabiat tak terpuji ini, dengan menerapkan tata-krama yang mencerminkan kehidupan bermasyarakat yang baik dan peradaban unggul, yang sekaligus selaras dengan anjuran dan ajaran mulia semua agama di dunia.

Mari kita jauhkan sikap dan perilaku yang bertentangan dengan ajaran universal agama-agama, yang pada hakekatnya menjunjung tinggi kebenaran, keadilan dan kebertanggung-jawaban. Bersama-sama, mari kita serukan penolakan terhadap fitnah, kebohongan, dan perilaku kasar yang melampaui kepatutannya.”

Sumber: http://www.presidenri.go.id/index.php/pidato/2009/12/27/1280.html

Memang menarik untuk didiskusikan bagaimana SBY dengan strategi medianya. Banyak pengamat komunikasi politik yang menyatakan pernyataan-pernyataan SBY terlalu reaktif dan berlebihan. Namun saya rasa Strategi komunikasi SBY di media sangat berhasil, karena pernyataan SBY bisa menggambarkan tokoh yang tersolimi dan berada di posisi yang lemah sehingga rakyat awam merasa simpati dan mendukung SBY. Walupun ada kesan presiden SBY sering mengeluh.

Referensi tentang SBY dan Media : http://gendovara.com/mencermati-kelihaian-komunikasi-politik-sby/#more-368

Itu fitnah! Dan itu Kejam!

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Ping.fm
  • Plurk
  • Tumblr
  • RSS

About tulank

sedang belajar tentang manajemen, desain, pemasaran, internet, komputer, wirausaha, politik, dan google. :)
This entry was posted in Review, Sekitar kita and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Itu Fitnah! Dan itu Kejam!

  1. imadewira says:

    katanya fitnah lebih kejam dari membunuh..

    soal SBY, kayaknya presiden kita yang satu ini memang paling pintar membawa diri..

  2. fitria says:

    hahaha….hati-hati loh kalau menyimpulkan – mengarah kepada kesimpulan – bahwa bapak SBY melakukan unsur fitnah dalam pidato-pidatonya…nanti ada kasus prita 2… capek bo mesti kumpul koin lagi.. :) *talk easy… makanya lebih baik talk less do more .. drpd berkata-kata tapi kemudian jadi bumerang :(

  3. pushandaka says:

    Kata kamus, fitnah adalah perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yg disebarkan dng maksud menjelekkan orang (spt menodai nama baik, merugikan kehormatan orang): — adalah perbuatan yg tidak terpuji;
    mem·fit·nah v menjelekkan nama orang (menodai nama baik, merugikan kehormatan, dsb).

    Lah, sementara saya ndak tau siapa yang benar dan siapa yang bohong siapa. Jadi, yang tau apakah itu fitnah atau bukan cuma mereka yang saling tuding dan saling hujat. Hehe!

    Selamat tahun baru, gus.

  4. Cahya says:

    Hmmm…., fitnah itu lebih kejam daripada tidak memfitnah :D

    Karena mencari kebenaran di baliknya kadang bukanlah pekerjaan yang mudah, bikin capek orang saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>