5 Responses to Plagiarisme dan Kreatifitas

  1. anima says:

    di dunia ini semua ide orisinil udah abis kali, jadi mau ga mau kita harus recycle ide yang sudah ada. menurut saya loh itu.

  2. pushandaka says:

    Ada satu istilah lagi yang harus ditambah dalam tulisan ini. Plagiarisme, mencontek, dan meniru.

    Meniru bukanlah suatu kegiatan penjiplakan. Kalau saya lihat dari contoh website SBY yang anda jadikan contoh, menurut saya itu cuma perbuatan meniru. Meniru berbeda dengan plagiarisme. Manusia hidup diawali dengan meniru. Anda bisa makan sendiri tanpa perlu disuapi orang tua karena anda telah sukses meniru cara orang tua anda dalam hal cara makan. Anda bisa menulis dan membaca pun karena meniru bagaimana cara menulis dan membaca dari orang lain.

    Meniru bisa terjadi karena ada sebuah inspirator, yang dapat berupa hasil karya orang lain. Misalnya, tim sukses SBY terinspirasi dengan cara tim sukses Obama, sehingga mereka meniru caranya. Seperti sebuah film dengan embel-embel; inspired by novel/story/etc. Maka skenario film itu pun meniru cerita yang menjadi inspiratornya.

    Dan kadar kreativitas orang juga ndak bisa dinilai dari situ saja. Mereka juga bisa dibilang kreatif apabila dengan terinspirasi dari karya orang lain, dia bisa membuat karya yang lebih baik. Menurut saya itu juga sebuah kreatifitas. :)

  3. saylow says:

    Menegaskan kata “baru” , topik postingan ini sangat tidak baru bisa dibilang plagiarisme juga nggak?

  4. imadewira says:

    semua komen diatas sangat inspiratif, kalau saya tiru, termasuk plagiat ndak ya? hehe

  5. didoth595 says:

    hahaha.,saya tertarik ma logo2 bantengnya… :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with Facebook

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>