-
Pages
Categories
Archives
- March 2010
- February 2010
- January 2010
- December 2009
- November 2009
- October 2009
- July 2009
- June 2009
- May 2009
- April 2009
- March 2009
- February 2009
- January 2009
- December 2008
- November 2008
- October 2008
- September 2008
- August 2008
- April 2008
- March 2008
- November 2007
- July 2007
- June 2007
- May 2007
- April 2007
- March 2007
- January 2007
Tag Archives: Sendiri
Kulelah
Dia hanya memandang sekilas. Tampak rona wajah yang tak asing. Kulangkahkan kaki mendekat.
Sial, remang lampu malam tak dapat menerangi wajahnya. Dia masih tertunduk disitu.
Ketepuk pundaknya lembut. Dia menoleh sembari menghembuskan asap rokok kearah wajahku.
Pergi! Katanya lirih dan parau. Tangannya masih memainkan rokok yang hampir habis.
Ayo pulang, rajukku. Sudah pagi, sebentar lagi matahari terjaga.
Kau tak mengerti! [...]
Petir.
Kilatan cahaya itu menari-nari dilangit. Segumal awan hitam mengiringinya dengan lambat. Dan teriakan itu pun terdengar lantang. Membuatku menoleh… Kutatap dengan sinis… Kilatan cahaya itu kembali menari-nari. Awan pekat itu masih setia mengiringinya. Kali ini musik yang terdengar adalah gemericik air yang saling berpacu menyentuh tanah. Kutatap dia… dia yang membasuh dahagaku dalam pengap jiwaku. [...]
Yeah i’m back ! Dan Smakin pusing !